MOTOR

Teori Dasar

PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN MOTOR-MOTOR PESAWAT

Tergantung pada bagaimana pekerjaan-pekerjaan itu harus diselesaikan, pesawat mungkin memiliki satu atau beberapa jenis motor. Pesawat-pesawat kecil biasanya digerakkan oleh motor universal, atau dimana daya yang kecil diperlukan, dengan motor shaded-pole atau motor sinkron. Pesawat-pesawat besar biasanya digerakkan oleh motor fase-belah (split-phase) atau motor kapasitor.

Motor DC digunakan untuk pesawat kecil yang menggunakan baterai sebagai sumber tenaga. Motor-motor universal dan DC mempunyai dua buah takal (blok) arang yang disebut sikat, yang berfungsi sebagai kontak listrik. Motor-motor yang lain tidak mempunyai sikat; yaitu motor-motor induksi, dimana rotor lilit digerakkan di dalam lempeng tetap yang disebut stator. Motor-motor bersikat dua dan motor-motor induksi digerakkan oleh gaya elektromagnit yang dibangkitkan oleh arus listrik yang melaluinya.

Antara ukuran dan daya motornya, motor-motor pesawat biasanya saling tergantung dari waktu pemakaiannya. Anda dapat memperpanjang umurnya dan meningkatkan efisiensi kerjanya dengan cara melumasi dan menjaga kebersihannya dengan baik. Pesawat-pesawat yang berpenggerak motor harus digunakan secara baik, artinya jangan sekali-kali membebaninya terlalu berlebih, jangan menyalahgunakannya, dan jangan mengabaikan permasalahan hingga menjadi lebih parah.

Ada beberapa prinsip dasar untuk mengoperasikan motor penggerak di dalam sebuah pesawat:

*         Selalu menyambungkan pesawat pada sumber daya yang memadai; pesawat dengan tegangan kerja 220V-240V harus dihubungkan ke kotak-kontak (KK) 220V-240V. Jika KK untuk kebanyakan pesawat tidak digrounding, gunakan steker adapter-grounded untuk mengground-kan pesawat.

*         Jangan pernah menggunakan pesawat kecil yang kondisinya basah, atau mengoperasikan beberapa pesawat sedang tangan Anda basah. Jika pesawat besar seperti pencuci atau pengering, dalam keadaan basah, jangan mengoperasikannya atau mencoba untuk mencabut stekernya. Selesaikan motor secara profesional terlebih dahulu sebelum Anda kembali menggunakan pesawat tersebut.

*         Jangan pernah membebani terlalu berlebih pada pesawat. Kelebihan beban menyebabkan operasi tidak efisien dan pemanasan lebih terjadi pada motor, dan dapat menyebabkan pemakaian yang terlalu lebih. Jika motor mati karena beban lebih, kurangi beban sebelum menstart ulang pesawat.

Pemeliharaan reguler (tetap) dapat mencegah banyak permasalahan pada motor. Untuk mencegah panas lebih dan gangguan, sedotlah rumah motor secara periodik untuk menghilangkan debu dan kotoran lain. Yakinkan bahwa sirkulasi udara ke motor memadai, setidak-tidaknya setiap 1 tahun minyakilah motor — jika terdapat atau memiliki tempat minyak — dengan minyak motor nondetergent no. 30 (tidak semua jenis minyak). Prosedur untuk kekhususan pesawat, lihat detail berikut:

Motor Universal

Motor-motor ini terdiri dari sebuah rotor yang dinamakan armatur, dengan kumparan kawat lilitnya, dan silinder putaran yang disebut komutator, dengan jalur (alur) yang saling berbalikan pada bahan penghantar dan bukan penghantar. Armatur dan komutator keduanya terletak pada poros motor. Pada setiap sisi komutator, sikat arang membawa arus dari rangkaian. Ketika sikat arang menekan komutator, armatur dimagnetisasi dan berputar. Kebanyakan motor universal juga mempunyai kipas pendingin pada ujung poros belakangnya. Motor universal digunakan dalam pesawat-pesawat dengan ukuran kecil hingga menengah; motor-motor ini memberikan daya yang kuat pada putaran rendah maupun tinggi. Motor universal dapat beroperasi pada sumber AC ataupun DC. Kecepatannya dikontrol oleh tekanan, kontrol tap-medan, penyearah, atau regulator, atau dengan gerakan fisik pada gerakan sikat arang dari armatur.

Motor universal kebanyakan diminyaki dan ditutup secara tetap oleh pabrik pembuatnya, dan tidak membutuhkan perhatian lebih lanjut. Beberapa motor universal, bagaimanapun, mempunyai bak pelumas yang tertutup, biasanya ditandai dengan ‘oil’, pada ujung poros motor. Motor jenis ini harus diminyaki setiap 6 bulan, atau menurut instruksi pabrik pembuatnya. Angkat setiap penutup bagian dan gunakan setetes atau dua tetes minyak nondetergen no. 30 (tidak semua jenis minyak).

Banyak motor universal yang tidak berfungsi disebabkan oleh berkurangnya bagian bawah sikat arang, batang lunak pada sikat yang menyempurnakan kontak listrik untuk komutator motor. Jika sikat-sikat ini menjadi aus, motor akan memercikkan bunga api, dan kontak listrik menjadi tidak sempurna. Anda dapat memecahkan permasalahan ini dengan mengganti sikat-sikat tersebut.

Sikat dapat dicek secara visual atau dites dengan tester sambungan, ceklah bentuk rupanya, angkat sekrup yang memegangnya, dan pegas sikat di dalam pemegang sikat pada sisi komutator. Sekrup akan muncul dari lubang sekrup; putarlah motor untuk mengeluarkan sikat. Ujung-ujung sikat harus dilekukkan sesuai bentuk komutator; jika sudah aus pada bagian bawahnya, sikat yang masih baru adalah diperlukan. Ceklah sikat arang dengan tester sambungan, keluarkan ujung kawat motor dari rangkaian. Tandailah kawat yang Anda putuskan, sehingga Anda akan dapat menyambungnya kembali dengan baik. Kaitkan clip tester pada salah satu ujung motor dan tempelkan probe pada ujung yang lain, tester harus menyala atau berbunyi. Putar poros motor secara perlahan, pertahankan tester pada posisinya. Jika tester tidak menyala atau berbunyi, atau jika tester berkedip atau berdebar saat Anda memutar poros motor, sikat harus diganti.

Gantilah sikat arang yang sudah aus dan rusak per-nya dengan yang baru yang dibuat khusus untuk motor; informasi model (nomor dan buatan) tertera pada name-plate motor yang tersembunyi, atau menyatu pada logam bodi motor. Jika Anda tidak menemukan informasi model, ambil sikat  yang sudah usang lengkap dengan per-nya, bawalah ke toko suku cadang pesawat untuk meyakinkan bahwa Anda membawa jenis yang tepat. Masukkan per dan sikat yang baru ke dalam pemegang sikat, ganti rakitan sikat, dan amankan sikat baru dengan sekrup yang berada pada pemegang sikat yang lama.

Tak ada perbaikan yang akan dicobakan pada motor universal; jika kejadian tidakberfungsi-nya serius, belilah motor yang baru atau bawalah motor yang rusak ke tukang reparasi profesional. Banyak motor-motor universal besar disembunyikan pada bantalan jenis plat; untuk mengeluarkan motor putuskan kabel dan angkat baut pemegang dan beberapa ban yang ada. Jika motor yang rusak dari pesawat kecil, bawalah ke tukang reparasi. Boleh jadi, membeli pesawat yang baru lebih mahal sedikit daripada harus memperbaikinya yang lama.

Motor-motor Shaded-Pole

Motor induksi sederhana ini terdiri dari rotor silinder yang berputar di dalam inti stator, dengan lilitan kawat tembaga pada salah satu sisi stator. Arus mengalir melalui coil ini dan membuat medan magnit di dalam stator dan mulai memutar rotor. Motor shaded-pole memberikan daya yang sangat kecil, ini digunakan pada pesawat-pesawat kecil seperti halnya, kipas kecil. Motor bekerja pada sumber AC. Motor shaded-pole bekerja dengan seksama, kecepatan putarnya konsisten  sehingga disebut motor sinkron; motor ini digunakan di dalam jam, pengatur waktu, dan pesawat-pesawat yang sejenis dimana keakuratan sangat penting dan kekuatan tenaga tidak dibutuhkan.

Shaded-pole dan motor sinkron tidak memerlukan perawatan kecuali pembersihan, seperti detail di bawah. Banyak ketidakfungsian (kerusakan) disebabkan oleh gangguan belitan stator, dan dapat diatasi dengan mengganti coil yang baru yang sejenis. Untuk mengganti coil, buka sekrup pada bingkai motor dan buka penopang pada bingkai. Putuskan coil yang lama dan keluarkan. Akhirnya masukkan coil baru dan sambungkan dengan cara yang sama pada sambungan coil lama. Jika bingkai motor dikeling — ada beberapa — coil menjadi tidak berharga untuk diganti, bahkan gantilah pesawat.

Motor Shaded pole atau motor kutub bayang

A. Soal:

Jawablah beberapa pertanyaan berikut ini:

  1. Motor-motor jenis apa sajakah.yang lazim dipakai sebagai penggerak pesawat kecil listrik rumah tangga ? Sebutkan.
  2. Motor-motor jenis apa sajakah.yang lazim dipakai sebagai penggerak pesawat besar listrik rumah tangga ? Sebutkan.
  3. Sebutkan sifat-sifat menonjol dari motor universal !
  4. Sebutkan pula sifat-sifat menonjol dari motor shaded-pole !
  5. Pada motor-motor universal, kerusakan yang sering terjadi pada komponen sikat arang. Apa sebenarnya fungsi sikat arang pada motor tersebut ?
  6. Motor shaded-pole dikategorikan sebagai motor sinkron. Mengapa ?
  7. Kipas angin kecil biasanya menggunakan tenaga penggerak berupa motor dari jenis apa?
Pos ini dipublikasikan di MEMPERBAIKI PERALATAN RUMAH TANGGA LISTRIK. Tandai permalink.

17 Balasan ke MOTOR

  1. Husin berkata:

    husin hadir, sir..

  2. Panca S berkata:

    Panca S dari kelas XI TKJ 2 dengan nomor absen 28 telah selesai membuat tugas yang bapak berikan..

  3. kholid berkata:

    hadir

  4. M.santoso berkata:

    Nice Blog ! ^_^
    (santoso)

  5. M.Tri Oktariza berkata:

    ksi background , biar lbih cntik ,sirr

  6. Soes Santo berkata:

    Susanto harid sir🙂
    telah berkunjung dan membaca blog ini😀
    XI TKJ 2

  7. M.Imam.Mukhair Present Sir😀
    Telah Membuka dan Melihat isi dalam blog ini.
    Kelas : XI TKJ 2

  8. Anhinnd Nicotine berkata:

    anindya hadirr lagi sirrr

  9. Romi berkata:

    Romi _ Hadir pak

  10. Kristi Yanto berkata:

    hadir pak .
    KRISTI YANTO

  11. Said berkata:

    Kgs. Said Hadir Lagi Sir😉

  12. nur khalifah berkata:

    nur khalifah : hadir sir🙂

  13. kunta berkata:

    Hadir…….

  14. kunta berkata:

    Hadir……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s