RICE COOKER

Rice cooker atau pemasak nasi

MATERI

Alat penanak nasi yang banyak dipakai pada rumah tangga umum menyebutnya rice cooker. Dan karena waktu penanakannya cukup lama, alat ini disebut juga sebagai slow cooker.

Peralatan ini memungkinkan digunakan pada rumah tangga, karena pemakaian dayanya mulai dari 350 watt, 500 watt, 800 watt, dan seterusnya.

Konstruksi

 

Pada dasarnya peralatan ini terdiri dari bagian pokok :

 

  1. Pan bagian dalam, untuk menempatkan beras yang akan ditanak, terbuat dari logam/aluminiumnya yang dilapisi bahan anti lengket.

 

  1. Elemen pemanas

Pada rice cooker tertentu pemanas ini dililitkan pada bagian samping pan bagian dalam. Untuk jenis seperti ini, apabila elemen rusak dapat diperbaiki. Namun pada kebanyakan rice cooker yang diperdagangkan sekarang (seperti contoh gambar 3-1) elemen pemanas ditempatkan dalam bagian/pipa yang solid/permanen, sehingga bila rusak sukar diperbaiki.

 

  1.   Rumah bagian luar (out case) sebagai pelindung dari pan bagian dalam dan  elemen. Pada bagian ini biasanya terdapat saklar dan terminal untuk kabel tenaga. Saklar  umumnya mempunyai 2 kedudukan yaitu kedudukan cooking dan warm.

 

  1.    Kabel tenaga

Kabel ini biasanya terdiri dari tusuk kontak untuk ke sumber listrik dan kontra steker untuk  keterminal pada peralatan. Bila peralatan tidak dipakai, kabel dapat dilepas dan disimpan terpisah.

 

  1. Tutup

Kebanyakan rice cooker mempunyai dua buah tutup yaitu satu tutup untuk pan bagian dalam dan satu lagi tutup bagian atas yang dilengkapi dengan klem.

 

Perawatan Rice Cooker.

 

Perawatan pada rice cooker relatif ringan, perawatan dilakukan terhadap fisik, kelistrikan dan sedikit bagian mekanik.

Perawatan terhadap fisik peralatan ialah dalam bentuk pembersihan bagian-bagian peralatan seperti pan bagian dalam, rumah bagian luar. Membersihkan bagian dalam cukup dengan air dan sabun/vim. Sedang untuk bagian luar agar tidak mudah berkarat harus selalu kering dan bila mungkin diberi bahan anti karat atau bila catnya sudah rusak dilakukan pengecatan kembali.

 

 

Pemeliharaan kelistrikannya antara lain dijaga agar kabel tenaga tidak sering tertekuk dan perhatikan saklar, apabila nasi telah masak, pastikan bahwa saklar dalam posisi off atau warm.

Setiap kali akan menggunakan yakinkan bahwa tidak ada benda lain yang berada dibagian dalam antara pan dengan bagian dasar rice cooker  yang dapat mengganggu proses menanak nasi.

 

Perbaikan

 

Bagian yang memungkinkan kerusakan pada rice cooker antara lain :

 

  1. Kabel tenaga, putus atau isolasi terkupas. Cara perbaikannya bila memungkinkan diperbaiki/diisolasi pada bagian yang rusak, tetapi kalau kabel sudah cukup tua dan pendek lebih baik diganti baru.

 

  1. Saklar, yang kerusakannya pada bagian mekanik seperti pegas dan kontak-kontaknya. Karena model saklarnya tidak umum dijual dipasaran, bila rusak memerlukan perbaikan atau dimodifikasi.

 

  1. Elemen pemanas, kerusakan elemen pemanas biasanya disebabkan oleh kesalahan tegangan, dimana biasanya dipakai untuk tegangan 110 volt kemudian dipakai pada tegangan 220 volt. Penyebab lainnya adalah karena kurangnya pemeliharaan, sehingga pada bagian elemen atau bagian dasar dari rice cooker berkarat, sehingga pelindung elemen rusak dan elemennya putus atau terhubung singkat dengan badan. Untuk merek tertentu elemen pemanas ini ada dijual satu set, tetapi pada kebanyak merk kerusakan elemen susah diperbaiki

 

  1. Pengatur panas, alat ini dilengkapi dengan pengatur/pembatas panas dari bimetal, kerusakan pada bimetal dapat menyebabkan rice cooker tidak panas atau panas menjadi terlalu tinggi. Untuk ini bimetal perlu diperiksa dan diset ulang atau diperbaiki.

 

 

Tugas 4.

 

2)               Tugas Keterampilan

 

Pilihlah satu jenis Rice Cooker, lakukan praktik bongkar pasang dengan prosedur sebagai berikut :

  1. Lakukan uji operasi  dengan sumber tegangan tentang kondisi Rice cooker
  2. Bongkar Rice cooker,  sesuai kondisinya lakukan identifikasi bagian-bagiannya
  3. Lakukan perawatan/perbaikan bagian yang memerlukannya.
  4. Pasang kembali bagian-bagiannya dan uji coba hasil kerja Anda
  5. Buat Laporan hasil kerja Anda.

 

 

Pos ini dipublikasikan di Sepatah Kata Dari Penulis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s