PHB Terbuka

Pendahuluan

PHB hanya boleh dioperasikan oleh orang awam bila SEMUA BAGIAN AKTIF PHB TERTUTUP

RAPAT , SEHINGGA ORANG TERSEBUT AMAN

Tetapi untuk tegangan tinggi PHB tertutup perlu panel yang lebih besar dan PHB dengan daya besar

akan mengalami kesulitan dalam hal pemasangan kabel , oleh karena itu dipakailah PHB TERBUKA

Pada PHB terbuka , semua bagian aktif terbuka , sehingga sangat berbahaya bagi orang awam yang tidak mengerti listrik

Keuntungan PHB terbuka   :

a. KABEL PENAMPANG BESAR DAPAT KELUAR DENGAN BAIK

b. PENYAMBUNGAN KABEL PENAMPANG BESAR LEBIH MUDAH

c. UNTUK TEGANGAN TINGGI , TIDAK PERLU KOTAK PENUTUP YANG BESAR

d. BIAYA PEMBUATAN RENDAH

e. SATU KERANGKA PANEL SUDAH CUKUP

gambar konstruksi

Penggunaan   :

PHB terbuka biasanya digunakan   :

3.1.       DI DALAM GEDUNG – GEDUNG BESAR , INDUSTRI – INDUSTRI DENGAN RUANG

TRAFO SENDIRI YANG MEMPUNYAI PEMBAGIAN DAYA YANG BESAR .

3.2.       DI DALAM RUANG KERJA LISTRIK , RUANG KERJA LISTRIK TERKUNCI UNTUK

TEGANGAN TINGGI ( AYAT 611  A1 )

3.3.       Di dalam ruang khusus seperti LABORATORIUM LISTRIK  ( ayat 611  A 1 )

3.4.       Di ruang bebas yang sebagian atau seluruhnya ditempatkan di dalam KURUNGAN

ATAU PAGAR ( ayat 611  A 1 )

Pemasangan pada ruangan .

4.1.         Sebaiknya jangan ditempatkan dekat saluran GAS SALURAN UAP, SALURAN AIR

DAN SALURAN LAIN ( ayat 611  B 1 )

4.2.         PHB terbuka , panjang maksimun 1,2 m , ruang bebas dibelakang PHB lebarnya kurang

dari 0,3 m , harus dipasang demikian   :

( ayat 611  B2 )

4.2.1. Di dalam ruang kerja listrik

4.2.2. Di dalam ruang bebas

4.3.    PHB terbuka , panjang maksimun 1, 2 m , ruang bebas bagian belakang lebih dari 0,3 m   :

( ayat 611. B3 )

4.3.1.  Ruang kerja listrik

gambar

4.3.2.  Ruang bebas :

 

4.4.    PHB terbuka , panjang > dari 1,2 m , bagian belakang terbuka yang dapat pelayanan

dan pemeriksaan tidak dapat dilakukan dari depan , maka   :  ( ayat 611  B4  )

4.5. Di dekat PHB terbuka tidak boleh dipasang saluran listrik yang tidak ada hubungannya

dengan PHB tersebut ( ayat 611 B5 ) .

Rel dan kawat penyambung tidak boleh dipasang dibagian depan PHB kecuali di dalam ruang

kerja listrik  ( ayat 611  B 6 )

Pemasangan  diluar bangunan

5.1.  Pelataran harus TAHAN CUACA dan mempunyai SALURAN AIR ( ayat 611  C3 )

5.2.  Perlengkapan harus tahan terhadap PENGARUH CUACA  ( ayat 611 C2 )

 

 

 

Pos ini dipublikasikan di Sepatah Kata Dari Penulis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s