PHB TERTUTUP

1.         Konstruksi  :

Komponen PHB seperti pengaman lebur , MCB , ELCB , sakelar , terminal berada

di dalam panel. Rangkanya bagian depan , belakang , atas dan bawah tertutup rapat , sehingga

petugas pelayanan akan terlindung dari bahaya sentuh bagian – bagian aktif . Untuk PHB tertutup

pasangan dalam biasanya pada bagian depan terpasang alat ukur , tombol dan sakelar. Sakelar

masuk dan sakelar keluar harus dapat dilayani dari luar  ( ayat 610 A4 ). Sedangkan  konstruksi PHB

pasangan luar sebagai berikut   :

–           Rangka harus kuat dari bahan TAHAN CUACA LUAR ,

–           Lubang ventilasi harus dilindungi agar BINATANG KECIL , TETESAN AIR TIDAK

DAPAT MASUK KE DALAM PANEL

–           Semua komponen di dalam panel , yang hanya dapat dilayani dengan jalan membuka tutup

yang terkunci ( ayat 610 c 11 sub 3 )

Rangka PHB harus terbuat dari bahan yang  :

–           TIDAK DAPAT TERBAKAR , TAHAN LEMBAB DAN KOKOH ( KUAT ) ( 610 A 1)

1.1. PHB pada ruang lembab   :

–      harus berbentuk LEMARI ATAU KOTAK YANG TERTUTUP dengan bahan yang

memadai ( ayat 821 A5 )

1.2. PHB pada ruang berdebu   :

–      harus dari jenis TETUTUP DAN KEDAP DEBU ( IP 54 ) ( ayat 823 A2 )

1.3. PHB pada ruang dengan bahan , debu , gas korosif  :

–      Rangka dari bahan TAHAN KOROSI ATAU DILINDUNGI  sehingga cukup bebas

dari korosi dan tertutup RAPAT ( ayat 824 A1 )

1.4. PHB pada perusahaan kasar   :

–      berupa LEMARI HUBUNG BAGI YANG TERTUTUP DAN TAHAN KERUSAKAN

MEKANIS ( ayat 830  A1 )

Jika PHB dibuat dari bahan dan konstruksi biasa harus di beri perlindungan sehingga

tahan gangguan mekanik ( ayat 610 B  2 )

1.5. PHB pada tempat pekerjaan pembangunan   :

–      Lemari hubung bagi harus diberi perlindungan terhadap PERCIKAN AIR

( ayat 845 A6 )

2.         Susunan Komponen .

2.1. Pemasangan sakelar masuk

Pada PHB yang berdiri sendiri  :

harus dipasang 1 ( satu ) SAKELAR PADA PENGHANTAR MASUK

( AYAT 601  D1 ) , dengan kemampuan minimal sama dengan arus

NOMINAL PENGAMANNYA , Paling kecil 10 A ( Ayat 601 D 2 )

Perkecualian  ayat 601  D1  dan 601  D  2   : ( ayat 601  D3 )

a. Tidak perlu dipasang sakelar masuk bila MENDAPAT SALURAN DARI PHB YANG SUDAH

DIPASANG SAKELAR KELUAR , KEDUA PHB PADA RUANG YANG SAMA DENGAN

JARAK 5 M .

b. Tidak perlu dipasang sakelar masuk bila PEMUTUSAN DAN PENYAMBUNGAN

SUPLAI PHB DILAYANI SAKELAR PEMBANTU YANG DIPASANG PADA TEMPAT

YANG MUDAH DICAPAI .

c. Diganti dengan PEMISAH asalkan pada rangkaian keluar dipasang SAKELAR KELUAR

2.2. Pemasangan sakelar keluar   :

Rangkaian keluar harus dipasang sakelar keluar jika   :

a. ayat  601 E  1  sub a    : RANGKAIAN MENSUPLAI 3 ATAU LEBIH PHB YANG LAIN .

b. ayat  601 E  1  sub b    : RANGKAIAN MENSUPLAI 3 ATAU LEBIH MOTOR / PERLENGKAPAN LAIN .

Boleh tanpa sakelar keluar bila motor tersebut tegangan rendah daya £ 1,5 KW dan terletak

dalam ruang yang sama .

c. ayat  601 E  1  sub c    : RANGKAIAN MENSUPLAI 3 ATAU LEBIH KOTAK KONTAK

> 16  A .

d. ayat  601 E  1  sub d    : BEBAN RANGKAIAN > 100 a , KECUALI PLN GARDU INDUK PLN.

2.3. Pengaman lebur

Kemampuan   :

a. Besar arus nominalnya tidak boleh LEBIH BESAR dari KHA hantaran yang dilindungi

( ayat 412  C  2,  ayat 412 C 5 )

b. Daya pemutusan minimal sama dengan DAYA HUBUNG PENDEK pada tempat kejadian

( ayat 630  B 9 sub a )

Pemasangan   :

a. SETIAP HANTARAN YANG KELUAR harus dipasang pengaman lebur / MCB

( ayat 601  D  1 ) dan hanya boleh dipasang pada hantaran  FASA ( ayat 204  A  3 )

tidak boleh dipasang pada hantaran NETRAL YANG HANYA MEMUTUSKAN HANTARAN

NETRAL SAJA ( ayat 415 C  1 ) . Selain itu hantaran NETRAL juga tidak boleh di hubungkan

dengan sakelar yang hanya memutuskan hantaran netral saja ( ayat 630 B  18 )

Pengaman lebur dan sakelar yang kedua – duanya terdapat pada rangkaian keluar atau

masuk , sebaiknya pengaman lebur dipasang sebelum sakelar ( ayat 601 G  1 )

2.4. Pengambilan Hantaran Netral   :

Hantaran pengaman dan netral yang keluar , tidak boleh dihubungkan pada rel yang sama ,

harus mempunyai rel sendiri – sendiri ( ayat 313  B10  sub 4 )

2.5. ELCB   :

Pemasangan ELCB sebagai berikut   :

2.6. Pengumpulan Perlengkapan Rangkaian

PHB yang besar melayani instalasi tenaga dan penerangan . Komponen seperti alat

pengaman , sakelar , terminal harus dikumpulkan sedemikian rupa sehingga kumpulan

alat instalasi tenaga terpisah dari kumpulan  alat instalasi penerangan dan setiap kumpulan

melayani sebanyak – banyaknya 6 rangkaian ( ayat 601  F  1 )

1.         Penempatan PHB

3.1. Persyaratan raungan tempat PHB   :

3.1.1. Ruangan disekitar PHB harus cukup luas untuk mempermudah petugas

pelayanan dalam hal pemeliharaan , pelayanan dan lalu lintas dengan aman

( ayat 601  B  1 ) . Lebar ruangan bagaian depan untuk pelayanan minimun 0,75 m dan

tinggi ruangan minimun 2 m ( ayat 601  B 2 ) . Jika disisi kiri dan kanan ruangan bebas

ini terdapat instalasi tanpa dinding ( ayat 601 B 3 ) .

Untuk PHB  dengan bagian depan yang dapat ditarik keluar , jarak dinding atau benda

tetap dengan bagian ( pintu ) yang tertarik keluar , harus minimun 0,45 m

( ayat 620  B  2 ) .

3.1.2. Di sekitar PHB tidak boleh ada barang yang mengganggu pergerakan .

3.1.3. Ruangan tempat PHB harus kering dan BERVENTILASI CUKUP . Bila tidak demikian ,

PHB harus dilindungi terhadap udara lembab ( ayat 620 B 1 ) .

3.1.4. Dinding dan langit – langit harus terbuat dari bahan yang tidak DAPAT TERBAKAR

ATAU DILAPASI  BAHAN YANG TIDAK DAPAT TERBAKAR , KECUALI DINDING

DAN LANGIT – LANGIT ITU BERJARAK 1 M DARI PHB  ( ayat 601  b  7  )

3.1.5. Pintu ruangan khusus PHB harus mempunyai ukuran minimun tinggi 2 m dan

lebar 0,75 m ( ayat 601  B  4 ) .

3.2. Penempatan PHB   :

PHB tidak boleh dipasang di KAMAR MANDI , TEMPAT CUCI TANGAN , kamar kecil ,

diatas kompor atau di atas bak air ( ayat 620  B  6 ) PHB untuk tegangan menengah dan

tinggi harus dipasang di RUANG KERJA LISTRIK ATAU RUANG KERJA LISTRIK

TERKUNCI ( AYAT 610   C 1 ).

*         Dipasang di TEMPAT YANG MUDAH / DIDEKAT JALAN MASUK ( ayat 602  P1 )

harus diletakkan sekurang – kurangnya 1,5 m dari lantai ( ayat 620  B  4 )

*         Bila di pasang pada ruang cuci , harus di tempatkan dalam jarak minimun 2,5 m

dari mesin cuci , kecuali PHB kedap air  ( ayat 620 B 5 )

*         Dipasang pada dinding YANG TIDAK DAPAT TERBAKAR ATAU

DILAPISI BAHAN TIDAK DAPAT TERBAKAR ( AYAT 601  B  7N ) .

PHB rumah bertingkat    :

*         PHB utama untuk seluruh gedung bertingkat sebaiknya dipasang pada lantai

jalan masuk gedung bertingkat tersebut ( ayat 912 A1 ) .

*         Pada setiap lantai harus di pasang PHB sub instalasi untuk pengaturan

seluruh instalasi pada tingkat yang bersangkutan  ( ayat 912   A  1 )

*         Dipasang pada dinding YANG TIDAK DAPAT TERBAKAR ATAU DILAPISI BAHAN

BAHAN YANG TIDAK DAPAT TERBAKAR .

PHB pada tempat umum   :

*         Dipasang pada ketinggian minimun 1 , 2  m dari lantai  ( ayat 620  B  3 ) .

PHB di luar bangunan   :

*         PHB yang dipasang diluar terbuka di luar ruangan , biasanya dipakai untuk

MENGONTROL , ATAU MENGAMANKAN LAMPU – LAMPU JALAN , LAMPU

TAMAN , LAMPU PEREMPATAN JALAN , DAN DIPAKAI UNTUK PEKERJAAN

DALAM MASA PEMBANGUNAN . PHB tertutup yang dipasang diluar itu harus  di

pasang ditempat yang lebih tinggi sehingga tidak akan TERENDAM PADA WAKTU

BANJIR , dan harus cukup kuat pula . ( ayat 610  C  2  ) .


2.         Contoh PHB

4.1. PHB rumah tinggal

Kotak PHB sederhana  2 grup , 1 fasa  220 V , 450 VA .

Diagram tunggal / segaris :

Pemasangan PHB 2 grup

TERTUTUP 13

Lemari hubung bagi dengan pengaman arus bocor tanah ( ELCB )

Lemari hubung bagi untuk pekerjaan dalam masa pembangunan

Keterangan   :  1. Pengaman lebur                                4. Trafo pemisah

2. ELCB                                                5. Celah  udara

3. Kotak – kontak                                   6. Gambar skema

Latihan :

PHB Tertutup

  1. Sebutkan ciri – ciri PHB tertutup
  2. Bagaimana cara meletakkan sakelar masuk dan sakelar keluar dari PHB
  3. Hal – hal apa saja yang perlu di perhatikan untuk menentukan arus nominal pengaman keluar atau pemutus tenaga   ?
  4. Sebutkan cara pengambilan penghantar netral pada PHB .
  5. Perhatikan gambar berikut ini , sebutkan pemasangan ELCB ( benar atau salah ) dan sebutkan alasannya .

Pos ini dipublikasikan di LISTRIK. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s